Senin, 24 April 2017

FIREWALL

A. Pengertian Firewall

     Firewall digunakan untuk membatasi akses dan mencegah akses user  dari internet untuk mengakses resource jaringan intranet. semua paket yang  menuju jaringan local (intranet) dan paket yang keluar dari intranet (menuju internet) akan melewati firewall terlebih dahulu untuk disaring /difilter dan memblock paket yang tidak memenuhi kriteria dari pengaturan firewall.

B. PENJELASAN SINGKAT FIREWALL

     Firewall itu hanya sebuah istilah untuk setingan dalam sebuah jaringan yang mengatur akses dari jaringan local (intranet) ke jaringan internet atau jaringan luar. jadi disini diseting bagaimana jaringan local intranet dapat diakses dari jaringan public internet dan diseting juga gimana jaringan local intranet dapat mengakses internet. nah setingan ini berada diantara 2 jaringan intranet dan internet yang bertugas sebagai penghubung. perangkat keras penghubung antara 2 jaringan disebut dengan router. firewall bisa diseting di dalam router
itu sendiri atau dibuatkan /dibelikan perangkat khusus yang dipasang setelah router.

Skematik nya begini :
contoh pemasangan firewall dalam jaringan
internet <—–>Router(include firewall)<—–>local intranet
atau
Internet <—–>Router<—->Firewall[bisa berupa proxy /hardware khusus]<—–>Local Intranet)

 C. JENIS-JENIS FIREWALL

 1. Packet-Filtering Firewalls (Level 3 OSI)

     Packet filtering firewall memvalidasi paket berdasarkan protocol,sumber dan tujuan IP Address,sumber dan tujuan nomer port,waktu sesi,Service code Point (DSCP),Type of service(ToS), dan banyak laagi parameter yang ada dalam IP header. Packet filtering dapat dicapai dengan menggunakan ACL (Access Control List) yang bedara di Router /Switch yanag bekerja dengan sangat cepat terutama ketika berada di Application Specific Integratied Circuit (ASIC). Trafik data akan masuk kedalam interface yang dipilih dan memfilter paket data sebelum diteruskan,memblok dan mengijinkan paket sesuai dengan setingan ACL.
    Firewall jenis ini hanya memfilter paket data berdasarkan informasi yang tersedia dalam IP header disetiap paket,dan tidak bisa membaca isi paket data.sehingga tidak bisa menangkis serangan di level Application Layer.


packet-filtering-firewall

2. Application/Proxy Firewalls(Layer 5 TCP/IP Application)

     Firewall jenis ini yang sering kita  sebut proxy, dimana proxy  mampu membaca isi paket data yang berisi content yang akan dikirim /diterima user,firewall bisa mengidentifikasi paket yang berisi pecahan file dengan extensi tertentu dan content dengan kandungan text tertentu.makanya firewall jenis ini digunakan untuk memmfilter content yang akan diterima user . Seperti memblock download  file executable untuk menghindari penyebaran malware,memblock situs tertentu misalnya memblock situs yang mengandung kalimat porno dan social media.
application-level-gateway

3. Circuit-Level Gateway Firewall (Layer 4 OSI  &TCP/IP Session)

     Circuit-Level Gateway Firewall akan membaca session yang akan terjadi, dan memastikan bahwa session yanng akan terbentuk berasal dari sumber dan tujuan yang benar dan sah. hal ini untuk menghindari spoofing (pembodohan mesin) oleh hacker dan melakukan tindakan MITM (Man in the midle attack) dengan mencuri session atau membat session palsu.

    MITM adalah tindakan hacker  membelokan routing paket jaringan melewati komputer yang telah ditentukan hacker, dengan tujuan agar paket yang keluar masuk bisa dibaca si hacker untuk mendapat informasi rahasia / menginfeksi jaringan .
Stateful-Multilayer-Inspection-Firewall

4. Stateful Multilayer Gateways (Layer 4 +5 OSI  &TCP/IP)

     Ini adalah jenis firewall paling mantap karena jenis firewall ini dapat membaca ip header dan isi dari paket data , dapat menentukan sesi yang akan terjadi sah atau tidak dan secara bersamaan dapat menentukan paket yang berisi content sesuai dengan rule atau tidak,Stateful multilayer (SML) tidak menggunakan proxy sehingga kecepatan pemfilteran akan sangat luar biasa cepatnya dan lebih unggul dibanding dengan proxy.

Stateful-Multilayer-Inspection-Firewall

5. Reverse-Proxy Firewalls

Pada umumnya firewall digunakan untuk melindungi client, Reverse-Proxy Firewalls dibuat dan diirancang untuk melindungi Server , yap server diletakan di dalam jaringan internet yang liar dan berbahaya, Reverse-Proxy Firewalls akan menjadi tameng dalam menghadapi serangan dari hacker dari internet. contoh Reverse-Proxy Firewalls adalah Cloudflare CDN (Content Delivery Network ) yang bertugas digaris depan untuk melayani permintaan pengunjung dan menangkal serangan hacker. Reverse-Proxy Firewalls akan menyembunyikan IP asli dari server  sehingga hacker akan berusaha lebih keras untuk menemukan IP asli dari  server yang ingin diserang. Reverse-Proxy Firewalls juga berfungsi sebagai cache untuk meringankan beban dari server.

6. Reusing IP Addresses

Maksudnya adalah satu IP digunakan oleh banyak komputer didalam jaringan.loh bagaimana bisa? Well kita ambil contoh ketika kita langganan internet di speedy tau yang lain.kita hanya mendapat satu IP untuk konek ke internet,tetapi kita punya banyak perangkat dirumah atau tempat usaha . akan sangat mahal jika kita membeli banyak paket hanya untuk mendapat jumlah IP yang sesuai dengan jumlah perangkat kita yang ingin konek ke internet. lalu bagaimana solusinya?
Solusinya adalah dengan menggunakan NAT (Network Address Translation) fungsi ini ada didalam setiap router, dimana koneksi internet akan dishare ke banyak perangkat menggunakan ip private. benefit dari metode ini dalah IP local kita akan tersembunyi dari dunia luar (internet) yang keliatan hanya IP public saja.

D. HUBUNGAN KERJA FIREWALL DENGAN MODEL REFERENSI TCP/IP


 1. Packet Filtering Gateway

     Firewall yang bertugas melakukan filterisasi terhadap paket paket yang datang dari luar jaringan yang di lindunginya.

2. Application Layer Gateway

    Model Firewall ini juga disebut Proxy Firewall. Mekanismenya tidak hanya berdasarkan sumber, tujuan dan atribute paket, tapi bisa mencapai isi paket tersebut.

3. Circuit Level Gateway

    Model Firewall ini bekerja pada bagian lapisan transport dari model referensi TCP/IP. Firewall ini akan melakukan pengawasa terhadap awal hubungan TCP yang biasa disebut sebagai TCP Handshaking, yaitu proses untuk manentukan apakah sesi hubungan tersebut diperbolehkan atau tidak.

4. Statefull Multilayer Inspection Firewall

    Model Firewall ini merupakan pengabungan dari ke 3 Firewall sebelumnya. Firewall jenis ini akan bekerja pada lapisan Aplikasi, Transport, dan Internet.

Sumber:
https://www.tembolok.id/pengertian-firewall-jenis-dan-fungsi-nya/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar